Tips Merawat Wajan Cetakan Apem agar Awet dan Anti Lengket

Posted on

Wajan cetakan apem merupakan alat dapur yang berperan penting dalam pembuatan kue tradisional seperti apem, serabi, dan camilan berbentuk bulat lainnya. Biasanya terbuat dari bahan logam seperti aluminium, besi cor, atau baja ringan. Alat ini memungkinkan hasil masakan menjadi lebih merata dan berbentuk sempurna. Oleh sebab itu, menjaga kebersihan dan kondisi wajan cetakan ini secara berkala menjadi kunci agar alat ini tetap awet dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.

Tips Merawat Wajan Cetakan Apem agar Awet dan Anti Lengket
pinterest.com

Mengenal Wajan Cetakan Apem

Wajan cetakan kue apem adalah peralatan dapur yang secara khusus digunakan untuk membuat kue apem, kue tradisional khas Indonesia yang terbuat dari tepung beras dan santan. Bentuk khas dari wajan ini adalah adanya beberapa lubang atau cekungan di permukaannya. Lubang tersebut berfungsi untuk membentuk kue apem dengan ukuran bulat yang seragam. Jumlah lubangnya bervariasi, mulai dari 4, 7, 9, hingga 12 lubang sehingga memungkinkan pengguna membuat beberapa apem sekaligus dalam satu waktu.

Material wajan cetakan apem juga beragam. Sebagian besar cetakan modern telah dilapisi bahan anti lengket seperti teflon atau marble coating. Lapisan ini sangat membantu karena mencegah adonan menempel dan mempermudah proses pengambilan kue setelah matang. Selain itu, ada pula cetakan berbahan aluminium cor yang cenderung lebih tebal dan kokoh. Namun biasanya memerlukan proses pemanasan atau pengolesan minyak terlebih dahulu agar tidak lengket saat digunakan.

Sebagian besar cetakan apem juga dilengkapi dengan tutup, biasanya berbahan kaca, yang membantu menjaga panas agar merata dan mempercepat proses pematangan. Tutup ini juga berguna untuk membuat kue apem lebih cepat mengembang dan matang sempurna.

Dari segi desain, meskipun bentuk bulat menjadi bentuk yang paling umum, kini tersedia juga variasi lain seperti cetakan pipih (apem selong). Cetakan multifungsi tersebut bisa digunakan untuk membuat kue lainnya seperti martabak mini, serabi, kue cubit, atau kue lumpur. Dengan desain yang beragam, wajan cetakan apem tidak hanya fungsional, tetapi juga memberikan nilai tambah dalam berkreasi di dapur.

Tips Perawatan

Pemeliharaan wajan untuk membuat apem tidak membutuhkan alat mahal atau bahan kimia khusus. Dengan rutinitas yang konsisten dan teknik yang benar, kualitas permukaan tetap terjaga, hasil masakan tidak lengket, serta tampilan wajan tetap bersih dan mengkilap.

Bersihkan Segera Setelah Digunakan

Membersihkan wajan sesegera mungkin setelah pemakaian membantu mencegah sisa adonan mengeras dan menempel. Gunakan spons halus dan sabun cuci piring ringan agar permukaan tidak tergores. Hindari menggunakan kawat atau sikat kasar, terutama untuk cetakan berbahan teflon atau lapisan anti lengket lainnya. Jika terdapat kerak membandel, rendam sebentar dengan air hangat sebelum digosok perlahan.

Keringkan Tanpa Menjemur Langsung di Bawah Sinar Matahari

Menjemur langsung di bawah terik matahari bisa merusak permukaan dan mempercepat perubahan warna logam. Wajan yang masih lembap juga berisiko menyebabkan timbulnya karat, terutama untuk cetakan berbahan besi cor.

Lapisi dengan Minyak Tipis

Sebelum disimpan, oleskan sedikit minyak goreng ke seluruh permukaan dalam dan lubang cetakan. Lapisan minyak ini berfungsi sebagai pelindung alami dari udara lembap yang bisa memicu oksidasi. Praktik ini sangat berguna untuk wajan cetakan apem yang digunakan hanya sesekali dan disimpan dalam waktu lama.

Hindari Penggunaan Api Terlalu Besar

Panas ekstrem berisiko membuat bagian bawah apem gosong sementara bagian atas belum matang. Memasak dengan api kecil hingga sedang membantu menjaga kualitas wajan sekaligus memberikan hasil masakan yang sempurna.

Gunakan Alat Pengangkat yang Tidak Merusak Permukaan

Saat mengangkat apem dari cetakan, pakailah spatula berbahan kayu atau silikon. Penggunaan alat logam seperti garpu atau sendok bisa menyebabkan goresan yang merusak permukaan, apalagi jika wajan memiliki lapisan anti lengket. Goresan ini berpotensi menyebabkan lengket dan membuat hasil apem tidak sempurna.

Simpan di Tempat Tertutup dan Kering

Penyimpanan yang benar turut menentukan umur panjang wajan. Simpan di dalam lemari tertutup dan pastikan permukaan cetakan benar-benar kering sebelum disimpan. Bila perlu, bungkus dengan plastik bersih atau kain dapur agar terhindar dari debu dan udara lembap.

Dilansir dari kanal Youtube Glentina Pasaribu,  pengalaman perawatan wajan anti lengket yang efektif agar tetap awet dan tidak mudah rusak. Pentingnya mencuci wajan dengan spons lembut dan menghindari penggunaan alat kasar yang dapat menggores permukaan. Selain itu, menggunakan sedikit minyak saat memasak juga bantu menjaga lapisan anti lengket tetap optimal. Setelah digunakan, wajan dikeringkan dengan lap bersih dan disimpan di tempat kering untuk menghindari kerusakan akibat kelembapan.

Rutin melakukan perawatan adalah kunci utama untuk menjaga kualitas wajan cetakan apem supaya tetap tidak lengket dan awet digunakan dalam jangka waktu panjang. Dengan langkah-langkah sederhana namun konsisten, wajan cetakan ini akan selalu siap digunakan untuk menciptakan kue-kue lezat yang matang merata dan tidak lengket di permukaan. /Wulansa

Keyword: wajan cetakan apem

Link Youtube: https://youtu.be/_CvFSWWt5d0?si=Vsi2oYJm9nTtaz8w 

Meta: Tips mudah merawat wajan cetakan apem agar awet dan anti lengket untuk hasil masakan yang maksimal.

Lolos plagiat: